Nama : Kalista Wiwaha Dewandaru
Nim : 10410100204
Dosen:
Data VS Informasi
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
contoh :
Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.
Contoh :
Hubunganya,
Data, ialah sub informasi, maksudnya, data merupakan cikal dari informasi, dimana nantinya data itu diolah sehingga menjadi sebuah informasi
Rabu, 28 September 2011
Selasa, 27 September 2011
Tugas PBD pt 3
Nama :Kalista Wiwaha dewandaru
Nim :10.41010.0204
Dosen:Tan Amelia
Membuat contoh2x beserta pembahasannya tentang :
1. Stored Procedures (5 contoh, termasuk penggunaan parameter IN, OUT dan INOUT)
2. Functions (5 contoh, termasuk penggunaan parameter IN, OUT dan INOUT)
3. Trigger (5 contoh, trigger Insert, Delete, Update)
Jawabanya :
1. Stored procedure merupakan sebuah script/batch. Script ini disimpan dalam pada database, bukan file terpisah. Tidak seperti script biasa, store procedure bisa memiliki parameter input , output dan return values. Untuk MySQL baru bisa disupport untuk MySQL 5 ke atas , CONTOH:
CREATE [DEFINER = { user | CURRENT_USER }]
PROCEDURE sp_name ([proc_parameter[,...]]) [characteristic ...] routine_body
------||||||||----------------
CREATE FUNCTION sp_name
[DEFINER = { user | CURRENT_USER }]
([func_parameter[,...]]) RETURNS type [characteristic ...] routine_body
proc_parameter:
[ IN | OUT | INOUT ] param_name type
func_parameter:
param_name type
type:
Any valid MySQL data type
characteristic:
LANGUAGE SQL | [NOT] DETERMINISTIC | { CONTAINS SQL | NO SQL | READS SQL DATA | MODIFIES SQL DATA } | SQL SECURITY { DEFINER | INVOKER } | COMMENT 'string'
routine_body:
Valid SQL procedure statement
----------|||||||--------------------
Dan Store procedure nya :
-------------||||||||||||------------
DELIMITER //
DROP PROCEDURE IF EXISTS `perusahaan`.`sp_dept` //
CREATE DEFINER=`root`@`localhost`
PROCEDURE `perusahaan`.`sp_dept` ()
BEGIN
SELECT * FROM department;
END
//DELIMITER ;
-------------|||||||||||------------
Dan ini Stored procedure menggunakan parameter
DELIMITER //
DROP PROCEDURE IF EXISTS `perusahaan`.`sp_insertDepartment` //
CREATE PROCEDURE `perusahaan`.`sp_insertDepartment` (IN dnumber INT ,dname varchar(15))
BEGIN
INSERT INTO Department VALUES (dnumber,dname);
END
//DELIMITER ;
Contoh lainya :
CREATE PROCEDURE pr_honor AS
SELECT namainstruktur, honor FROM
instruktur
RETURN
Mengkoreksi Sebuah Prosedur
Statement ALTER harus digunakan
ALTER PROCEDURE pr_honor AS
select inisial, namainstruktur, honor
from instruktur
RETURN
2. Functions ialah sekumpulan perintah PL/SQL untuk menjalankan suatu tugas tertentu dan mengembalikan suatu nilai.
Terdapat pada sebuah program unit yang disimpan dalam database untuk mengerjakan suatu tugas dengan mengembalikan suatu nilai tertentu.
PRAKTIKUM PL/SQL (Function)
---Contoh function sederhana :
CREATE OR REPLACE FUNCTION FLATIHAN
return varchar
is
kata varchar(200);
begin
kata:='Latihan Function PL/SQL';
return kata;
end;
------ Contoh cara memanggil function diatas
select flatihan from dual;
------ Contoh function mengambil satu huruf depan, pada argument
CREATE OR REPLACE FUNCTION FLATIHAN1 (nama varchar)
return varchar
is
begin
return substr(nama,1,1);
end;
------ Contoh function perkalian argumen1 dengan argument2
CREATE OR REPLACE FUNCTION LATIHAN2 (angka number,pengali number)
return number
is
begin
return angka*pengali;
end;
------ Contoh Menggabungkan 2 buah argument bertipe varchar
CREATE OR REPLACE FUNCTION "SCOTT"."FLATIHAN3" (kata1 varchar,
kata2 varchar) return varchar
is
begin
return kata1 || ' Mempunyai Pekerjaan ' || kata2;
end;
3. Trigger adalah stored procedure yang akan dijalankan secara automatis bila ada perubahan data pada tabel, baik INSERT, UPDATE, maupun DELETE.
Contoh :
Sintaks untuk pembuatan Trigger ~
CREATE TRIGGER
ON
FOR INSERT, UPDATE, DELETE
AS
GO
-----------|||||||||||------------
Berikut ini adalah contoh Trigger data penjualan, dimana setiap ada data penjualan yang masuk ke tabel penjualan, maka di tabel lain akan terhitung penjumlahan total penjualan barang tersebut.
Sebelumnya kita buat terlebih dahulu sebuah tabel barang.
CREATE TABLE [dbo].[Table_barang](
[id] [int] NULL,
[kode_barang] [int] NOT NULL,
[nama_barang] [varchar](50) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NULL,
[Total_Penjualan] [int] NULL,
CONSTRAINT [PK_Table_barang] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[kode_barang] ASC
)WITH (IGNORE_DUP_KEY = OFF) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]
GO
------------||||||||||||-----------
Kemudian kita buat tabel penjualan barang (masing-masing item barang berbeda tabel). Contoh dibawah adalah mebuat tabel penjualan Baju :
CREATE TABLE [dbo].[Table_penjualan_baju](
[id] [int] NULL,
[kode_barang] [int] NULL,
[terjual] [int] NULL,
[tanggal] [datetime] NULL
) ON [PRIMARY]
--------------||||||||||--------------------
Selanjutnya kita buat sebuah Trigger, dimana apabila tabel penjualan baju diisi dengan data penjualan baju, maka total penjualan baju (kolom : Terjual) akan muncul di tabel barang (kolom : Total_Penjualan).
CREATE TRIGGER [TotalPenjualan_Baju]
ON [dbo].[Table_penjualan_baju]
AFTER INSERT,DELETE,UPDATE
AS
BEGIN
SET NOCOUNT ON;
DECLARE @kode int
DECLARE @jual int
SELECT @kode = kode_barang, @jual = sum(terjual) FROM Table_penjualan_baju Group by Kode_barang
if @jual is not null
UPDATE Table_barang SET Total_penjualan = @jual WHERE kode_barang = @kode
END
Demikian penjelasan 3 hal sekaligus tugas dari mata kuliah Pemograman Basis Data, Terima Kasih :)
Nim :10.41010.0204
Dosen:Tan Amelia
Membuat contoh2x beserta pembahasannya tentang :
1. Stored Procedures (5 contoh, termasuk penggunaan parameter IN, OUT dan INOUT)
2. Functions (5 contoh, termasuk penggunaan parameter IN, OUT dan INOUT)
3. Trigger (5 contoh, trigger Insert, Delete, Update)
Jawabanya :
1. Stored procedure merupakan sebuah script/batch. Script ini disimpan dalam pada database, bukan file terpisah. Tidak seperti script biasa, store procedure bisa memiliki parameter input , output dan return values. Untuk MySQL baru bisa disupport untuk MySQL 5 ke atas , CONTOH:
CREATE [DEFINER = { user | CURRENT_USER }]
PROCEDURE sp_name ([proc_parameter[,...]]) [characteristic ...] routine_body
------||||||||----------------
CREATE FUNCTION sp_name
[DEFINER = { user | CURRENT_USER }]
([func_parameter[,...]]) RETURNS type [characteristic ...] routine_body
proc_parameter:
[ IN | OUT | INOUT ] param_name type
func_parameter:
param_name type
type:
Any valid MySQL data type
characteristic:
LANGUAGE SQL | [NOT] DETERMINISTIC | { CONTAINS SQL | NO SQL | READS SQL DATA | MODIFIES SQL DATA } | SQL SECURITY { DEFINER | INVOKER } | COMMENT 'string'
routine_body:
Valid SQL procedure statement
----------|||||||--------------------
Dan Store procedure nya :
-------------||||||||||||------------
DELIMITER //
DROP PROCEDURE IF EXISTS `perusahaan`.`sp_dept` //
CREATE DEFINER=`root`@`localhost`
PROCEDURE `perusahaan`.`sp_dept` ()
BEGIN
SELECT * FROM department;
END
//DELIMITER ;
-------------|||||||||||------------
Dan ini Stored procedure menggunakan parameter
DELIMITER //
DROP PROCEDURE IF EXISTS `perusahaan`.`sp_insertDepartment` //
CREATE PROCEDURE `perusahaan`.`sp_insertDepartment` (IN dnumber INT ,dname varchar(15))
BEGIN
INSERT INTO Department VALUES (dnumber,dname);
END
//DELIMITER ;
Contoh lainya :
CREATE PROCEDURE pr_honor AS
SELECT namainstruktur, honor FROM
instruktur
RETURN
Mengkoreksi Sebuah Prosedur
Statement ALTER harus digunakan
ALTER PROCEDURE pr_honor AS
select inisial, namainstruktur, honor
from instruktur
RETURN
2. Functions ialah sekumpulan perintah PL/SQL untuk menjalankan suatu tugas tertentu dan mengembalikan suatu nilai.
Terdapat pada sebuah program unit yang disimpan dalam database untuk mengerjakan suatu tugas dengan mengembalikan suatu nilai tertentu.
PRAKTIKUM PL/SQL (Function)
---Contoh function sederhana :
CREATE OR REPLACE FUNCTION FLATIHAN
return varchar
is
kata varchar(200);
begin
kata:='Latihan Function PL/SQL';
return kata;
end;
------ Contoh cara memanggil function diatas
select flatihan from dual;
------ Contoh function mengambil satu huruf depan, pada argument
CREATE OR REPLACE FUNCTION FLATIHAN1 (nama varchar)
return varchar
is
begin
return substr(nama,1,1);
end;
------ Contoh function perkalian argumen1 dengan argument2
CREATE OR REPLACE FUNCTION LATIHAN2 (angka number,pengali number)
return number
is
begin
return angka*pengali;
end;
------ Contoh Menggabungkan 2 buah argument bertipe varchar
CREATE OR REPLACE FUNCTION "SCOTT"."FLATIHAN3" (kata1 varchar,
kata2 varchar) return varchar
is
begin
return kata1 || ' Mempunyai Pekerjaan ' || kata2;
end;
3. Trigger adalah stored procedure yang akan dijalankan secara automatis bila ada perubahan data pada tabel, baik INSERT, UPDATE, maupun DELETE.
Contoh :
Sintaks untuk pembuatan Trigger ~
CREATE TRIGGER
ON
FOR INSERT, UPDATE, DELETE
AS
GO
-----------|||||||||||------------
Berikut ini adalah contoh Trigger data penjualan, dimana setiap ada data penjualan yang masuk ke tabel penjualan, maka di tabel lain akan terhitung penjumlahan total penjualan barang tersebut.
Sebelumnya kita buat terlebih dahulu sebuah tabel barang.
CREATE TABLE [dbo].[Table_barang](
[id] [int] NULL,
[kode_barang] [int] NOT NULL,
[nama_barang] [varchar](50) COLLATE SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS NULL,
[Total_Penjualan] [int] NULL,
CONSTRAINT [PK_Table_barang] PRIMARY KEY CLUSTERED
(
[kode_barang] ASC
)WITH (IGNORE_DUP_KEY = OFF) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]
GO
------------||||||||||||-----------
Kemudian kita buat tabel penjualan barang (masing-masing item barang berbeda tabel). Contoh dibawah adalah mebuat tabel penjualan Baju :
CREATE TABLE [dbo].[Table_penjualan_baju](
[id] [int] NULL,
[kode_barang] [int] NULL,
[terjual] [int] NULL,
[tanggal] [datetime] NULL
) ON [PRIMARY]
--------------||||||||||--------------------
Selanjutnya kita buat sebuah Trigger, dimana apabila tabel penjualan baju diisi dengan data penjualan baju, maka total penjualan baju (kolom : Terjual) akan muncul di tabel barang (kolom : Total_Penjualan).
CREATE TRIGGER [TotalPenjualan_Baju]
ON [dbo].[Table_penjualan_baju]
AFTER INSERT,DELETE,UPDATE
AS
BEGIN
SET NOCOUNT ON;
DECLARE @kode int
DECLARE @jual int
SELECT @kode = kode_barang, @jual = sum(terjual) FROM Table_penjualan_baju Group by Kode_barang
if @jual is not null
UPDATE Table_barang SET Total_penjualan = @jual WHERE kode_barang = @kode
END
Demikian penjelasan 3 hal sekaligus tugas dari mata kuliah Pemograman Basis Data, Terima Kasih :)
Rabu, 21 September 2011
Visualisasi Informasi Pt 2
Image VS Words
Berdasarkan Teori Komunikasi
Berdasarkan teori komunikasi
Gambar
Ialah bahasa rupa yang bisa memiliki banyak makna
Karakteristik Gambar
1.Mencerminkan Informasi
2.Mudah di ingat
3.Menyampaikan Tujuan
4.Menimbulkan Imajinasi
Kata/Words
Ialah sesuatu yang meliputi bahasa,teks verbal atau wacana
Kata, berasal dari kata semion(tanda)
Secara terminologi, semiotik dapat diartikan sebagai ilmu tentang tanda - tanda
dan ilmu yang menganggap fenomena sosial atau masyarakat dan kebudayaan itu merupakan bentuk dari tanda tanda.
Tanda adalah sesuatu yang memiliki sesuatu
Ikon : Memiliki hubungan antar tanda dan objek atau acuan yang bersifat kemiripan
Indeks : Memiliki hubungan sebab akibat dengan apa yang diwakilinya ( Sebab akibat)
Simbol : Merupakan tanda berdasarkan konvensi, peraturan atau perjanjian yang disepakati bersama.
Hubungan atara Gambar dan Kata
Dalam ilmu sintaktik, ialah suatu kajian ilmu tentang hubungan antar tanda
ilmu semantik , Kajian ilmu yang mengarah ke bahasa atau makna, dan perluasan makna
Gambar dan Kata, menghasilkan informasi yang akurat
Gambar dan kata berdasarkan pendekatan :
1.Semiotik : Memahami dan menganalisis teks secara tersurat (linguistik), Dan memahami
unsur-unsur budaya yang tersirat (ekstralinguistik).
2.Sintatik : Mode sintatik di titik beratkan pada aturan-aturan (rule) yang didefinisikan sebelumnya
3.Semantik : Semantik merupakan ilmu tentang makna suatu kata atau kalimat. Kata berasal dari bahasa yang memiliki hubungan erat dengan masyarakat penuturnya
4.Pragmatic : Pendekatan pragmatik adalah pendekatan yang memandang karya sastra sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca. Dalam hal ini tujuan tersebut dapat berupa tujuan politik, pendidikan, moral, agama maupun tujuan yang lain.
Berdasarkan Teori Komunikasi
Berdasarkan teori komunikasi
Gambar
Ialah bahasa rupa yang bisa memiliki banyak makna
Karakteristik Gambar
1.Mencerminkan Informasi
2.Mudah di ingat
3.Menyampaikan Tujuan
4.Menimbulkan Imajinasi
Kata/Words
Ialah sesuatu yang meliputi bahasa,teks verbal atau wacana
Kata, berasal dari kata semion(tanda)
Secara terminologi, semiotik dapat diartikan sebagai ilmu tentang tanda - tanda
dan ilmu yang menganggap fenomena sosial atau masyarakat dan kebudayaan itu merupakan bentuk dari tanda tanda.
Tanda adalah sesuatu yang memiliki sesuatu
Ikon : Memiliki hubungan antar tanda dan objek atau acuan yang bersifat kemiripan
Indeks : Memiliki hubungan sebab akibat dengan apa yang diwakilinya ( Sebab akibat)
Simbol : Merupakan tanda berdasarkan konvensi, peraturan atau perjanjian yang disepakati bersama.
Hubungan atara Gambar dan Kata
Dalam ilmu sintaktik, ialah suatu kajian ilmu tentang hubungan antar tanda
ilmu semantik , Kajian ilmu yang mengarah ke bahasa atau makna, dan perluasan makna
Gambar dan Kata, menghasilkan informasi yang akurat
Gambar dan kata berdasarkan pendekatan :
1.Semiotik : Memahami dan menganalisis teks secara tersurat (linguistik), Dan memahami
unsur-unsur budaya yang tersirat (ekstralinguistik).
2.Sintatik : Mode sintatik di titik beratkan pada aturan-aturan (rule) yang didefinisikan sebelumnya
3.Semantik : Semantik merupakan ilmu tentang makna suatu kata atau kalimat. Kata berasal dari bahasa yang memiliki hubungan erat dengan masyarakat penuturnya
4.Pragmatic : Pendekatan pragmatik adalah pendekatan yang memandang karya sastra sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca. Dalam hal ini tujuan tersebut dapat berupa tujuan politik, pendidikan, moral, agama maupun tujuan yang lain.
Senin, 19 September 2011
Pemograman berbasis Objek,Pt 2
Definisi Class
Class merupakan suatu blueprint atau cetakan untuk menciptakan suatu instant dari object.
class juga merupakan grup suatu object dengan kemiripan
attribut dan relasi ke object lain.
Contoh : Class Orang, Kendaraan, Pohon, Buah dan lain-lain.
Konsep dasar Class
1.Class Harus bersifat unik/beda
2.Class berisi definisi dari data dan method
3.Class adalah "blueprint" dari objek
Pembuatan Nama Class
1.Berisi nama Benda
2.Berisi arti formula
3.Berisi dari sebuah Sistem
4.Diawali huruf besar
Class sendiri berdiri sendiri dan jika diubah, maka di dalam kelas tersebut juga berubah.
Object adalah instance dari class. Jika class secara umum merepresentasikan (template) sebuah object, sebuah instance adalah representasi nyata dari class itu sendiri.
Contoh : Dari class Fruit kita dapat membuat object Mangga, Pisang, Apeldanlain-lain.
Membuat object
Untuk membuat object, kita menggunakan perintah new dengan sebuah nama class
yang akan dibuat sebagai instance dari class tersebut.
String str = new String();
Random r = new Random();
Pegawai p2 = new PEgawai();
Date hari = new Date();
hari adalah object reference dari class Date yang akan digunakan untuk mengakses
class Date.
Sedangkan operator new adalah operator yang akan menghasilkan hari sebagai
reference ke instance dari class Date().
Attributes merupakan nilai data yang terdapat pada suatu object yang berasal dari
class. Attributes merepresentasikan karakteristik dari suatu object.
Contoh : pada Class Fruit terdapat attribute : warna, berat pada object
mangga : warna berisi kuning dan berat misalkan 0.25 kg pada object
apel : warna berisi merah dan berat misalkan 0.30 kg
Method merupakan suatu operasi berupa fungsi-fungsi yang dapat dikerjakan oleh suatu object.
Method didefinisikan pada class akan tetapi dipanggil melalui object.
Contoh : pada object mangga : terdapat method ambilRasa , kupasKulit dan lain-lain.
Class merupakan suatu blueprint atau cetakan untuk menciptakan suatu instant dari object.
class juga merupakan grup suatu object dengan kemiripan
attribut dan relasi ke object lain.
Contoh : Class Orang, Kendaraan, Pohon, Buah dan lain-lain.
Konsep dasar Class
1.Class Harus bersifat unik/beda
2.Class berisi definisi dari data dan method
3.Class adalah "blueprint" dari objek
Pembuatan Nama Class
1.Berisi nama Benda
2.Berisi arti formula
3.Berisi dari sebuah Sistem
4.Diawali huruf besar
Class sendiri berdiri sendiri dan jika diubah, maka di dalam kelas tersebut juga berubah.
Object adalah instance dari class. Jika class secara umum merepresentasikan (template) sebuah object, sebuah instance adalah representasi nyata dari class itu sendiri.
Contoh : Dari class Fruit kita dapat membuat object Mangga, Pisang, Apeldanlain-lain.
Membuat object
Untuk membuat object, kita menggunakan perintah new dengan sebuah nama class
yang akan dibuat sebagai instance dari class tersebut.
String str = new String();
Random r = new Random();
Pegawai p2 = new PEgawai();
Date hari = new Date();
hari adalah object reference dari class Date yang akan digunakan untuk mengakses
class Date.
Sedangkan operator new adalah operator yang akan menghasilkan hari sebagai
reference ke instance dari class Date().
Attributes merupakan nilai data yang terdapat pada suatu object yang berasal dari
class. Attributes merepresentasikan karakteristik dari suatu object.
Contoh : pada Class Fruit terdapat attribute : warna, berat pada object
mangga : warna berisi kuning dan berat misalkan 0.25 kg pada object
apel : warna berisi merah dan berat misalkan 0.30 kg
Method merupakan suatu operasi berupa fungsi-fungsi yang dapat dikerjakan oleh suatu object.
Method didefinisikan pada class akan tetapi dipanggil melalui object.
Contoh : pada object mangga : terdapat method ambilRasa , kupasKulit dan lain-lain.
Minggu, 18 September 2011
Konsep Sistem Informasi Pt2
By Nama : Kalista Wiwaha dewandaru
Nim : 10.41010.0204
Dosen :Siswo Martono
Tema : Bersaing dengan menggunakan Sistem Informasi
Di jaman sekarang bisa di bilang perusahaan yang menggunakan IT dan Sistem informasi sudah biasa, ini dikarenakan para pelaku industri dan bisnis sudah mengetahui bahwa denggan menggunakan IT dan Informasi, semuanya jadi lebih instan.
Dulu, jika ada orang yang mau menggirim uang, masih menggunakan wesel, sekarang sudah bisa transfer, baik dari ATM,Internet banking,maupun Mobile Banking
dan dari segi efisien, TI jika diterapkan akan semakin efisien, karena dengan biaya yang tidak besar namun menghasilkan laba yang besar pula.
Nah, sesuai topik pembahasan hari ini tentang Bersaing dengan menggunakan Sistem Informasi,kita akan membahas bagaimana perusahaan tersebut dapat Bersaing dengan menggunakan Sistem Informasi.
Penggunaan Strategis Teknologi Informasi
Terdapat banyak cara perusahaan dapat memandang dan menggunakan teknologi informasi. Contohnya, perusahaan dapat memilih untuk menggunakan sistem informasi secara strategis, atau perusahaan dapat merasa puas dengan menggunakan teknologi informasi untuk mendukung operasi rutin yang efisien.
Akan tetapi, jika perusahaan menekankan penggunaan strategis bisnis dari teknologi informasi, manajemen perusahaan tersebut akan memandang teknologi informasi sebagai faktor pembeda kompetitif yang utama.
Pihak manajemen kemudian akan membentuk berbagai strategi bisnis yang akan menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan berbagai produk, jasa, dan kemampuan yang akan memberi perusahaan keunggulan besar dalam pasar tempat perusahaan bersaing.
Membangun Bisnis yang Berfokus pada Pelanggan
Bagi banyak perusahaan, nilai bisnis utama mereka untuk menjadi bisnis yang berfokus pada pelanggan, yang terletak pada kemampuan mereka untuk mempertahankan pelanggan agar tetap loyal, mengantisipasi kebutuhan di masa mendatang, merespons kekhawatiran pelanggan, dan menyediakan layanan pelanggan berkualitas tinggi.
Fokus strategis atas nilai bagi pelanggan ini mengakui bahwa kualitas bukan harga, melainkan telah menjadi determian utama dalam persepsi pelanggan atas nilai. Dari sudut pandang pelanggan, perusahaan-perusahaan yang secara konsisten menawarkan nilai terbaik mampu menelusuri preferensi setiap pelanggannya, mengikuti tren pasar, pasokan produk, layanan dan informasi, kapan saja, di mana saja, dan memberi layanan, pelanggan yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap pelanggan.
Selain itu, teknologi internet telah menciptakan peluang strategis bagi perusahaan besar dan kecil, untuk menawarkan layanan dan produk yang cepat, responsif, serta berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan preferensi setiap pelanggan.
Merekayasa Ulang Proses Bisnis
Teknologi informasi adalah bahan utama dalam merekayasa ulang proses bisnis dengan memungkinkan perubahan radikal atau proses bisnis yang secara dramatis akan meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya. Teknologi internet dapat memainkan peranan besar dalam mendukung perubahan inovasi atas desain arus kerja,persyaratan pekerjaan, serta struktur organisasi dalam sebuah perusahaan.
MENJADI PERUSAHAAN YANG LINCAH
Kelincahan ( agility ) dalam kinerja bisnis adalah kemampuan perusahaan untuk sejahtera dalam pasar global yang berubah cepat dan terus terfragmen untuk produk dan jasa berkualitas tinggi, berkinerja baik, dan disesuaikan dengan pelanggan.
Perusahaan yang lincah dapat membuat laba dalam pasar dengan pilihan produk yang luas dan bermasa hidup pendek, dan dapat memproduksi peranan secara individual dan dengan jumlah yang besar. Perusahaan tersebut mendukung penyesuaian massal ( mass customization ) dengan menawarkan produk individual sambil mempertahankan produksi dalam volume yang tinggi.
Perusahaan yang lincah sangat bergantung pada teknologi internet untuk memadukan dan mengelola proses bisnis, sambil menyediakan daya pemrosesan informasi untuk melayani banyak pelanggan sebagai individual.
MENCIPTAKAN PERUSAHAAN VIRTUAL
Membentuk perusahaan virtual telah menjadi strategi kompetitif yang penting dalam pasar global yang dinamis saat ini. Internet dan teknologi informasi lainnya memainkan peran penting dalam menyediakan sumber daya komputer serta telekomunikasi untuk mendukung arus komunikasi, koordinasi, dan informasi yang dibutuhkan.
Para manajer perusahaan virtual tergantung pada teknologi informasi untuk membantu mereka mengelola jaringan sumber daya orang, pengetahuan, keuangan, dan fisik yang disediakan oleh banyak mitra bisnis untuk secara cepat memanfaatkan peluang pasar yang berubah dengan cepat.
MEMBANGUN PERUSAHAAN YANG DAPAT MENGHASILKAN PENGETAHUAN
Keunggulan kompetitif yang dapat bertahan lama saat ini hanya dapat berasal dari penggunaan dan manajemen yang inovatif atas pengetahuan organisasi melalui perusahaan yang dapat menghasilkan pengetahuan dan organisasi yang belajar.
Teknologi internet secara luas digunakan dalam sistem manajemen pengetahuan untuk mendukung pembuatan dan penyebaran pengetahuan bisnis dan integrasinya ke dalam produk, jasa, serta proses bisnis yang baru.
Pengantar Sistem Informasi, Edisi 12,James A.O’Brien.
Nim : 10.41010.0204
Dosen :Siswo Martono
Tema : Bersaing dengan menggunakan Sistem Informasi
Di jaman sekarang bisa di bilang perusahaan yang menggunakan IT dan Sistem informasi sudah biasa, ini dikarenakan para pelaku industri dan bisnis sudah mengetahui bahwa denggan menggunakan IT dan Informasi, semuanya jadi lebih instan.
Dulu, jika ada orang yang mau menggirim uang, masih menggunakan wesel, sekarang sudah bisa transfer, baik dari ATM,Internet banking,maupun Mobile Banking
dan dari segi efisien, TI jika diterapkan akan semakin efisien, karena dengan biaya yang tidak besar namun menghasilkan laba yang besar pula.
Nah, sesuai topik pembahasan hari ini tentang Bersaing dengan menggunakan Sistem Informasi,kita akan membahas bagaimana perusahaan tersebut dapat Bersaing dengan menggunakan Sistem Informasi.
Penggunaan Strategis Teknologi Informasi
Terdapat banyak cara perusahaan dapat memandang dan menggunakan teknologi informasi. Contohnya, perusahaan dapat memilih untuk menggunakan sistem informasi secara strategis, atau perusahaan dapat merasa puas dengan menggunakan teknologi informasi untuk mendukung operasi rutin yang efisien.
Akan tetapi, jika perusahaan menekankan penggunaan strategis bisnis dari teknologi informasi, manajemen perusahaan tersebut akan memandang teknologi informasi sebagai faktor pembeda kompetitif yang utama.
Pihak manajemen kemudian akan membentuk berbagai strategi bisnis yang akan menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan berbagai produk, jasa, dan kemampuan yang akan memberi perusahaan keunggulan besar dalam pasar tempat perusahaan bersaing.
Membangun Bisnis yang Berfokus pada Pelanggan
Bagi banyak perusahaan, nilai bisnis utama mereka untuk menjadi bisnis yang berfokus pada pelanggan, yang terletak pada kemampuan mereka untuk mempertahankan pelanggan agar tetap loyal, mengantisipasi kebutuhan di masa mendatang, merespons kekhawatiran pelanggan, dan menyediakan layanan pelanggan berkualitas tinggi.
Fokus strategis atas nilai bagi pelanggan ini mengakui bahwa kualitas bukan harga, melainkan telah menjadi determian utama dalam persepsi pelanggan atas nilai. Dari sudut pandang pelanggan, perusahaan-perusahaan yang secara konsisten menawarkan nilai terbaik mampu menelusuri preferensi setiap pelanggannya, mengikuti tren pasar, pasokan produk, layanan dan informasi, kapan saja, di mana saja, dan memberi layanan, pelanggan yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap pelanggan.
Selain itu, teknologi internet telah menciptakan peluang strategis bagi perusahaan besar dan kecil, untuk menawarkan layanan dan produk yang cepat, responsif, serta berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan preferensi setiap pelanggan.
Merekayasa Ulang Proses Bisnis
Teknologi informasi adalah bahan utama dalam merekayasa ulang proses bisnis dengan memungkinkan perubahan radikal atau proses bisnis yang secara dramatis akan meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya. Teknologi internet dapat memainkan peranan besar dalam mendukung perubahan inovasi atas desain arus kerja,persyaratan pekerjaan, serta struktur organisasi dalam sebuah perusahaan.
MENJADI PERUSAHAAN YANG LINCAH
Kelincahan ( agility ) dalam kinerja bisnis adalah kemampuan perusahaan untuk sejahtera dalam pasar global yang berubah cepat dan terus terfragmen untuk produk dan jasa berkualitas tinggi, berkinerja baik, dan disesuaikan dengan pelanggan.
Perusahaan yang lincah dapat membuat laba dalam pasar dengan pilihan produk yang luas dan bermasa hidup pendek, dan dapat memproduksi peranan secara individual dan dengan jumlah yang besar. Perusahaan tersebut mendukung penyesuaian massal ( mass customization ) dengan menawarkan produk individual sambil mempertahankan produksi dalam volume yang tinggi.
Perusahaan yang lincah sangat bergantung pada teknologi internet untuk memadukan dan mengelola proses bisnis, sambil menyediakan daya pemrosesan informasi untuk melayani banyak pelanggan sebagai individual.
MENCIPTAKAN PERUSAHAAN VIRTUAL
Membentuk perusahaan virtual telah menjadi strategi kompetitif yang penting dalam pasar global yang dinamis saat ini. Internet dan teknologi informasi lainnya memainkan peran penting dalam menyediakan sumber daya komputer serta telekomunikasi untuk mendukung arus komunikasi, koordinasi, dan informasi yang dibutuhkan.
Para manajer perusahaan virtual tergantung pada teknologi informasi untuk membantu mereka mengelola jaringan sumber daya orang, pengetahuan, keuangan, dan fisik yang disediakan oleh banyak mitra bisnis untuk secara cepat memanfaatkan peluang pasar yang berubah dengan cepat.
MEMBANGUN PERUSAHAAN YANG DAPAT MENGHASILKAN PENGETAHUAN
Keunggulan kompetitif yang dapat bertahan lama saat ini hanya dapat berasal dari penggunaan dan manajemen yang inovatif atas pengetahuan organisasi melalui perusahaan yang dapat menghasilkan pengetahuan dan organisasi yang belajar.
Teknologi internet secara luas digunakan dalam sistem manajemen pengetahuan untuk mendukung pembuatan dan penyebaran pengetahuan bisnis dan integrasinya ke dalam produk, jasa, serta proses bisnis yang baru.
Pengantar Sistem Informasi, Edisi 12,James A.O’Brien.
Analisa Sistem Informasi Pert 1
Pengertian SDLC
SDLC merupakan singkatan dari "System Development life cyle
Pengembangan sistem atau System development, dapat berarti menyusun suatu system yang baru untuk menggantikan system yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal, yaitu :
1.Masih ada kesalahan pada Sistem yang Lama
2.Perlu pembaharuan
3.Adanya Instruksi
SDLC (System development life cycle) atau siklus hidup pengembangan sistem adalah pengembangan sistem informasi yang Menggunakan komputer. Dalam penyelesaiannya membutuhkan waktu sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Proses pengembangan sistem melewati beberapa tahapan mulai sistem itu direncanakan sampai sistem
tersebut digunakan.
jika suatu sistem yang sudah dikembangkan menghadapi suatu masalah, maka perlu dikembangkan kembali suatu sistem untuk mengatasinnya. Hal inilah yang dinamakan siklus hidup sistem(System life cycle)
atau lebih gampangnya pembaharuan sistem.
Pada System life cycle, tiap-tiap bagian dari pengembangan sistem dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu :
1.Perencanaan sistem (system planning)
2.Analisis sistem (system analysis)
3.Desain sistem (system design)
4.Seleksi sistem (system selection)
5.Implementasi sistem (system implementation)
6.Perawatan sistem (system maintnance)
Sambil kita mengenal SDLC saya terangkan beserta contohnya, :
1.Analisis Sistem.
pada analisis ini adalah melakukan beberapa survey terhadap apa yang akan dibutuhkan dan terjadi pada saat system(aplikasi) akan dibuat dalam SDLC,
Contohnya Sistem absensi siswa di SMA Maju jaya
Maka kita harus tahu, apa apa saya yang di butuhkan agar sistem ini bisa berjalan dengan sempurna, Mulai dari SDM yang membuat sistem sampai SDM yang akan memakai sistem
2.Desain Sistem.
Kita mendesain bagaimana Alur Sistem itu nantinya berjalan, misal prosedur absensi dimulai dari memasukkan nama dan nomor induk siswa, lalu pilih kelas siswa dan lain - lain.
3.Seleksi Sistem
Kita menyeleksi Teknologi apa yang mau digunakan untuk menjalankan sistem, dan yang pastinya sesuai kebutuhan. Misal,Absensi pada SMA tersebut menggunakan metode apa? Online Apa Offline?
4.Implementasi Sistem
Setelah kita menyeleksi sistem, kita terapkan sistem yang kita akan buat menggunakan IT yang kita pilih juga, Misal Absensi Siswa secara Online, maka harus kita siapkan seperti Server, Admin server, Databasenya, dan lain - lain
5.Merawat sistem
Setelah yakin sistem berjalan dengan sempurna, kita tidak langsung lepas tanggung jawab, kita harus menunjuk seseorang untuk merawat sistem itu sendiri..
contoh, setelah sistem jadi, Si pembuat sistem menunjuk Karyawan SMA tersebut untuk merawat sistem tersebut misal si karyawan tersebut dilatih sebagai petugas entry data, dan sebagainya.
Sekian Penjelasan dari Saya mengenai SDLC, Terima Kasih :)
SDLC merupakan singkatan dari "System Development life cyle
Pengembangan sistem atau System development, dapat berarti menyusun suatu system yang baru untuk menggantikan system yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal, yaitu :
1.Masih ada kesalahan pada Sistem yang Lama
2.Perlu pembaharuan
3.Adanya Instruksi
SDLC (System development life cycle) atau siklus hidup pengembangan sistem adalah pengembangan sistem informasi yang Menggunakan komputer. Dalam penyelesaiannya membutuhkan waktu sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Proses pengembangan sistem melewati beberapa tahapan mulai sistem itu direncanakan sampai sistem
tersebut digunakan.
jika suatu sistem yang sudah dikembangkan menghadapi suatu masalah, maka perlu dikembangkan kembali suatu sistem untuk mengatasinnya. Hal inilah yang dinamakan siklus hidup sistem(System life cycle)
atau lebih gampangnya pembaharuan sistem.
Pada System life cycle, tiap-tiap bagian dari pengembangan sistem dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu :
1.Perencanaan sistem (system planning)
2.Analisis sistem (system analysis)
3.Desain sistem (system design)
4.Seleksi sistem (system selection)
5.Implementasi sistem (system implementation)
6.Perawatan sistem (system maintnance)
Sambil kita mengenal SDLC saya terangkan beserta contohnya, :
1.Analisis Sistem.
pada analisis ini adalah melakukan beberapa survey terhadap apa yang akan dibutuhkan dan terjadi pada saat system(aplikasi) akan dibuat dalam SDLC,
Contohnya Sistem absensi siswa di SMA Maju jaya
Maka kita harus tahu, apa apa saya yang di butuhkan agar sistem ini bisa berjalan dengan sempurna, Mulai dari SDM yang membuat sistem sampai SDM yang akan memakai sistem
2.Desain Sistem.
Kita mendesain bagaimana Alur Sistem itu nantinya berjalan, misal prosedur absensi dimulai dari memasukkan nama dan nomor induk siswa, lalu pilih kelas siswa dan lain - lain.
3.Seleksi Sistem
Kita menyeleksi Teknologi apa yang mau digunakan untuk menjalankan sistem, dan yang pastinya sesuai kebutuhan. Misal,Absensi pada SMA tersebut menggunakan metode apa? Online Apa Offline?
4.Implementasi Sistem
Setelah kita menyeleksi sistem, kita terapkan sistem yang kita akan buat menggunakan IT yang kita pilih juga, Misal Absensi Siswa secara Online, maka harus kita siapkan seperti Server, Admin server, Databasenya, dan lain - lain
5.Merawat sistem
Setelah yakin sistem berjalan dengan sempurna, kita tidak langsung lepas tanggung jawab, kita harus menunjuk seseorang untuk merawat sistem itu sendiri..
contoh, setelah sistem jadi, Si pembuat sistem menunjuk Karyawan SMA tersebut untuk merawat sistem tersebut misal si karyawan tersebut dilatih sebagai petugas entry data, dan sebagainya.
Sekian Penjelasan dari Saya mengenai SDLC, Terima Kasih :)
Rabu, 14 September 2011
Visualisasi Informasi Pertemuan 1
Nama/Nim : Kalista wiwaha dewandaru/10.41010.0204
Dosen : Ahmad Teguh
Stikom Surabaya
Pengenalan Visualisasi Informasi
Sebelum kita membahas tentang Visualisasi Informasi,Kita lihat pendapat dari Para ahlinya Seperti berikut :
- Visualisasi adalah (McCormick et al., 1987):
Metode penggunaan komputer untuk mentransformasi simbol menjadi geometrik.
Memungkinkan peneliti mengamati simulasi dan komputasi.
Memberikan cara untuk melihat yang tidak terlihat.
Dan Menurut Saya adalah,
Visualisasi adalah suatu metode menampilkan informasi dengan memvisualisasikanya menggunakan komputer, dan mempinyai fitur Drill Down,Sehingga informasi tersebut dapat digali dan membantu proses pengambilan keputusan.
Prinsip dari Visualisasi Informasi :
-Fokus pada konten
-Ada perbandingan data
-Intergritas
-Sudah pernah di uji
Visualisasi informasi memerlukan penggunaan dari memory seseorang, memory ini digunakan untuk menyimpan data dan informasi, lalu data ini dapat digunakan lagi, dan Memory ini mempunyai model, antara lain :
1.Input memory
(pengambilan data dan informasi ke memory)
2. Sensori memory
(proses pemindahan data dan informasi untuk di simpan
3. Short Time Memory
(Memory jangka pendek, berfungsi mengingat kejadian yang spontan
4. Long Time memory
(Memory jangka panjang dimana memory tersebut diulang ulang)
5. Memory Output
(Proses pengeluaran memory yang ada)
Proses dari memory :
Input --> Persepsi --> Analisa --> Analisa arti input
Maksud alur di atas adalah, Pertama Data inputan diterima dari rangsangan panca indera kita,lalu kita memberi arti dari rangsangan tersebut ( Persepsi), Lalu kita kodekan (Analisa), dan terakhir kita mengeluarkan atau mengartikan Analisa dari penerimaan rangsangan tadi.
Dosen : Ahmad Teguh
Stikom Surabaya
Pengenalan Visualisasi Informasi
Sebelum kita membahas tentang Visualisasi Informasi,Kita lihat pendapat dari Para ahlinya Seperti berikut :
- Visualisasi adalah (McCormick et al., 1987):
Metode penggunaan komputer untuk mentransformasi simbol menjadi geometrik.
Memungkinkan peneliti mengamati simulasi dan komputasi.
Memberikan cara untuk melihat yang tidak terlihat.
Dan Menurut Saya adalah,
Visualisasi adalah suatu metode menampilkan informasi dengan memvisualisasikanya menggunakan komputer, dan mempinyai fitur Drill Down,Sehingga informasi tersebut dapat digali dan membantu proses pengambilan keputusan.
Prinsip dari Visualisasi Informasi :
-Fokus pada konten
-Ada perbandingan data
-Intergritas
-Sudah pernah di uji
Visualisasi informasi memerlukan penggunaan dari memory seseorang, memory ini digunakan untuk menyimpan data dan informasi, lalu data ini dapat digunakan lagi, dan Memory ini mempunyai model, antara lain :
1.Input memory
(pengambilan data dan informasi ke memory)
2. Sensori memory
(proses pemindahan data dan informasi untuk di simpan
3. Short Time Memory
(Memory jangka pendek, berfungsi mengingat kejadian yang spontan
4. Long Time memory
(Memory jangka panjang dimana memory tersebut diulang ulang)
5. Memory Output
(Proses pengeluaran memory yang ada)
Proses dari memory :
Input --> Persepsi --> Analisa --> Analisa arti input
Maksud alur di atas adalah, Pertama Data inputan diterima dari rangsangan panca indera kita,lalu kita memberi arti dari rangsangan tersebut ( Persepsi), Lalu kita kodekan (Analisa), dan terakhir kita mengeluarkan atau mengartikan Analisa dari penerimaan rangsangan tadi.
Langganan:
Postingan (Atom)
